Desa Cangkringsari adalah merupakan salah satu Desa yang
berada wilayah Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo yang
Masyarakatnya bermata pencaharian di bidang pertanian,
industri rumah tangga UMKM yang Beragam dengan karakter
masyarakat sesuai adat timur yaitu sopan, beretika dan religius,
jumlah penduduk yang terus bertambah dari tahun ke tahun
sehingga merupakan daerah yang berpenduduk sangat padat
dengan tingkat pendidikan yang bervariasi mulai tamat SD
sampai dengan Perguruan Tinggi, tingkat kesehatan masyarakat
Desa Cangkringsari cukup baik karena ditunjang dengan sarana
dan prasarana yang cukup memadai serta kesadaran masyarakat
yang cukup tinggi tentang arti kesehatan. Jarak desa
Cangkringsari ke ibu kota Kecamatan Sukodono yang relatif
dekat sehingga mempengaruhi pola dan tingkah laku masyarakat
Desa. Desa Cangkringsari terdiri dari 4 Dusun, yaitu Dusun
Keben, Dusun Jebug, Dusun Cangkringan dan Dusun Kesemen
yang mempunyai adat dan cerita yang berbeda-beda.
Cangkringsari sebagai desa dengan jumlah penduduknya
sekitar 1.542 KK (kepala keluarga) terletak sebelah Barat
kota dengan jarak sekitar 15 km yang mayoritas
penduduknya muslim, sebagai masyarakat yang tingal
daerah pedesaan penduduk Cangkringsari kebanyakan
berprofesi sebagai petani, namun seiring dengan
perjalanan zaman, tidak sedikit sekarang masyarakat
Cangkringsari yang berwiraswasta ataupun home
industry. Keberadaan desa Cangkringsari yang sekarang
sudah mapan baik secara ekonomi, pendidikan maupun
fasilitas umum.
Berdasarkan para sesepuh desa, pada waktu
pemerintahan Hindia Belanda sekitar tahun 1921 Desa
Cangkringsari sebelumnya terdiri dari 4 kelurahan yaitu
Kelurahan Keben, Kelurahan Cangkringan, Kelurahan
Jebung, Kelurahan Kesemen.
Kemudian pada tahun itupulah diadakan kesepakatan
dari 4 kelurahan digabungkan menjadi satu Kelurahan
yang bernama: CANGKRINGSARI yang berarti Bunga
Pohon Cangkring karena di kelurahan tersebut banyak
ditumbuhi pohon Cangkring yang berbunga sangat
indah.